30+ Puisi Kemerdekaan Karya Anak Bangsa Terbaru

Puisi Kemerdekaan Karya Anak Bangsa Terbaru


Puisi Kemerdekaan - Kemerdekaan adalah hak setiap negara di Dunia, hal ini juga tercantum di dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Indonesia sendiri telah merdeka sejak 17 Agustus 1945, melalui perjuangan para pahlawan proklamasi mereka mengumandangkan Naskah Proklamasi Indonesia.

Untuk mengenang dan memperingati Kemerdekaan Indonesia, berikut dibawah ini adalah beberapa contoh Puisi Kemerdekaan karya Anak Bangsa Terbaik dan Terpopuler di Indonesia.

Puisi Kemerdekaan



Kita Ciptakan Kemerdekan

Syair oleh Sapardi Djoko Damono

Kemerdekaan adalah roda dan mesin
yang mengantar kita ke tanah yang jauh
mencapai suatu Negeri Gagasan

Kemerdekaan adalah derum
yang tak pernah henti mengembara jauh 
ke dalam hati kita mengolah Renungan 
menjadi Ciptaan

Kemerdekaan adalah kata
yang melahirkan jutaan makna

Kemerdekaan adalah 
titik dan garis dan warna
yang melesat ke bintang mintang

Kemerdekaan adalah 
akar yang menghunjam 
bertolak tak duga 
jalin menjalin 
bersilangan
agar hidup dan angin 
tegak menjulang

Kita ciptakan kemerdekaan!
Keyakinan teguh yang tak bertara!
Hakikat, harapan yang berdebur 
mengalir dalam jantung kita..

(Rest in peace, for all of the inspiration has became a prayer, a bless in bliss..)

Teriak Merdeka

Ini bukan Indonesia-ku, 
bukan Indonesia-mu, 
bukan pula Indonesia mereka. 
Ini adalah Indonesia kita yang merdeka.

Memanglah aku, 
kamu dan mereka belumlah seutuhnya dimerdekakan. Suaraku masih dibungkam, tanahmu masih dirampas, 
tenaganya masih dikuras. 

Begitu banyak yang terjajah, 
tapi berhentilah untuk berkata tidak pada "MERDEKA" meski hanya sehari.
Ini bukan lagi tentang aku, 
kau dan mereka. 

Ini adalah tentang Indonesia yang diperjuangkan dengan darah, 
keringat dan airmata, 
tak lupa juga pada do'a. Yah, 
sedari awal ini bukanlah tentang derita kita, 
kali ini tentang mereka yang sedari awal bertaruh waktu dan nyawa untuk INDONESIA yang MERDEKA.

Untuk 17 Agustus, meski hanya sehari marilah bersama teriak MERDEKA pada INDONESIA.

Baja Juga: Kumpulan Puisi Geguritan (Bahasa Jawa)

Aku Mencintaimu Indonesiaku

Gemericik tetesan darah bercampur keringat
Menopang tegak bangsaku berdaulat
Deru peluru berburu angkat senjata
Kembalikan martabat manusia
Tuhan bersamamu.! Katamu lantang mengoyak ragu
Aku bersamamu.! Seruku.
Aku tak ragu Puja puji doa penyulam baju besi
Tak satupun pusaka membuatnya kembali
Tidak hari ini atau esok nanti
Dikunyah remah-remah api
Aku tak peduli
Aku akan abadi disini

Bapak pluralisme (Gus Dur)

By: mohammad said

Dikala negeri ini tergoncang perpecahan agama
Ujaran kebencian bergema dipenjuru nusa
Toleransi antar sesama tak lagi membudaya
Kehancuran negeri nampak diujung mata

Sosok lelaki datang laksana malaikat
Mencoba mempersatukan perpecahan rakyat
Ciri khas banyolan yang terus melekat

Abdurrahman wahid bapak pemersatu umat
Caci maki datang silih berganti
Sanjungan tak membuat tinggi hati
Tetap tenang menghadapi ocehan para pencecar
"Gitu aja kok repot" jawaban santai yang kami dengar
Menjunjung tinggi asas pancasila

Membela asasi hak manusia
Mempererat tali antar agama
Engkaulah bapak pluralisme yang kami punya
Terimakasih untukmu bapak bangsa
Kami akan selalu ingat petuahmu nan mulia
Namamu abadi tak akan terhapus masa
Abdurrahman wahid presiden keempat indonesia.

Jawa timur, 17-agustus-2020.

Potret Di Balik Sebuah Negeri Surga 

Oleh: Devan Rafandra

Masih dari mata seorang awam
Aku melihat senyum kecil mengapung di atas arus air mata
Aku melihat masih ada cinta di sebuah neraka
Aku melihat masih ada cahaya di tengah gulita

Apa yang kau maksud dari kata 'merdeka'?
Sementara di depan hidungmu, jelas tergambar sebuah opera yang kurasa cukup pedas untuk menampar hatimu

Apa yang terlintas di fikiranmu ketika kau mendengar kata 'merdeka'?
Jika saudaramu masih saja berperang dengan saudaranya sendiri
Siapa sebenarnya yang berhak berteriak 'merdeka' dengan suara paling lantang?
Bersuara paling tegas dengan semangat yang dipantik sehingga menyala-nyala bagai unggun yang membakar kayu

Ini adalah potret di balik sebuah negeri surga yang sedang terluka
Siapa pun penghuninya
Bagaimana pun keadaannya
Yang kutahu, kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa

Jakarta, 17 Agustus 2020

Baca juga: Kumpulan Puisi Marsinah

Garudaku

Oleh: Iwan Setiawan

Terbang tinggi lah Garuda ku
kibaskan benalu dan kutu kutu di bulu mu
cengkram erat erat pita Nusantara
Agar antek dan penjajah tiada
Terbang tinggi lah Garuda ku
agar Dunia tahu
bahwa kita tak mudah di jajah dengan apa pun
Dan tak ada lagi 
anak Negeri yang bersedih

17 - 8 -2020

Merdeka Bangsaku

Oleh: WiDe

Kehidupan kita
Bukan hadir tanpa usaha
Kenyamanan kita
Bukan hadir tanpa pengorbanan
Ucapkanlah
Dermakanlah
Apapun yang kau bisa
Berbagilah dengan sesamamu
Sesama anak bangsa
Nikmati kemerdekaan bersama
Dirgahayu Republik Indonesia
Rahayu Bumi Nusantara

17 Agustus 2020

Dirgahayu 

Di hari bersejarah ini
Banyak anak negri yang masih kelaparan
Di hari bersejarah ini
Hukum masih terasa tumpul ke atas namun tajam ke bawah
Di hari bersejarah ini
Pendidikan masih saja tertatih
Di hari bersejarah ini
Apresiasi seni masih minim rasa nya
Di hari bersejarah ini 
Kesehatan dijadikan proyek bisnis belaka
Di hari bersejarah ini
Tikus-tikus masih berkeliaran
Di hari bersejarah ini
Daku terduduk mengelus dada
Di hari bersejarah ini
Rasanya para pahlawan tengah menangis di alam baka
Namun diatas itu semua 
Jangan pernah pesimis pada negri dan bangsa
Dari yakin ku teguh
Hati ikhlasku penuh 
Akan karunia Mu
Tanah air tercinta
Indonesia merdeka
Syukur aku haturkan 
Kehadirat Mu
TUHAN

Bengkulu 17-08-2020 

Bangunlah Indonesia ku

indonesia....
Merah Darah mu.
Putih Tulang Mu.
Aku Rindu Indonesia ku.
Aku Rindu Suara Proklamasi mu.

Cucuran Darah Yang kau tumpahkan.
Cucuran Tangis sang Pertiwi.
Indonesia
Aku Sangat Iba dengan mu saat ini.
Hukum Kau perjual Belikan
Hukum yang kau pilihkasih kan.
Yang miskin kau bui
Yang kaya hukum nya kau beli
Korupsi kau diamkan
Pemimpin pencitraan.

Indonesia
Bangun lah.
Tegakan ke adilan di negri pertiwi.
Jangan kau tegakan hanya setengah tiang.

Indonesia
Jayalah, Pertumpahan darah mu sudah cukup.
Pertikaian mu sudah selesai 
Aku rindu kau Bersatu.
Aku rindu Kau menyebut Indonesia Merdeka

INDONESIA HARGA MATI.
JAYALAH NEGRI KU
JAYALAH INDONESIA KU.

Oleh: asave Herri
Anyer 17-08-2020

Apa itu merdeka

Merah putihku kalian kibarkan
Tapi kesamarataan kalian tiadakan
Indonesia raya ku kalian kumandangkan
Tapi kebenaran kalian bungkam 
Dan kalian lenyapkan
Garudaku kalian terbangkan
Tapi keadilan kalian ikat dengan kain kapan
Pancasila ku kalian hafalkan
Tapi kelaparan masih berkeliaran 
Dan bertebaran
Apa itu merdeka?
Sampai saat ini aku masih belum mengenalnya,
Apa kalian mengerti tentang merdeka?
Tolong beri tahu aku bagai mana rasanya

Gemerlap Dalam Gelap

Indonesia
Engkaulah tempat pertama saat netra menatap
Cahaya terindah pengusir gelap harap
Basah tanah yang diperjuangkan dengan simbah darah
Kini harus kerontang oleh haus nafsu serakah
Belantaramu mengisak pilu
Dedaunan kehilangan rindang
Gelombang hanya menyisakan garang
Nelayan bimbang, kala kail jua jala tertinggal dalam bayang
Sungai-sungai menangis tanpa air mata
Terlalu erat pelukan limbah menyapa
Jerit danau kian parau
Terlampau terik matahari bergurau
Entah kapan ratap semesta akan lenyap
Jika penguasa masih lelap dalam gemerlap
Teriakan rakyat yang semakin serak
Hanyalah sampah di bawah jumawanya tapak

Asti, 17 Agustus 2020

Indonesia

By : R.M.Danang

Begitu banyak keindahannya
Begitu elok pesonanya
Terdiri berbagai suku bangsa
Terdiri persatuan bahasa
Walau kita berbeda beda
Tetapi tetap satu jua
Walau kita beragam budaya
Tetap bersatu di bhineka tunggal ika
Pancasila adalah dasar negara kita
Kita harus berpegang teguh padanya
Jangan sampai kita diadu domba
Oleh negara lainya
Indonesia rumah berlindung kita
Kita harus selalu menjaganya
Jangan sampai kita terpecah belah
Demi indonesia yang indah
Merdeka Merdeka Merdeka

Baca juga: Kumpulan Puisi Tema Cita-Cita

Merah Putih

Jika aku hormat
Padamu sang merah putih
Bukan aku menduakan keyakinan
Atau kau lebih terhormat dari diri ini

Kau
Kain yang dijahit
Dua warna
Jadi
Satu
Di sana tersimpan kisah berdarah demi dwi warna
Hanya bendera
Tapi mengibarkanmu
Leluhur kami bertaruh nyawa tanpa pamrih
Bagi kejayaan Indonesia
Aku,
Ijinkan aku menjagamu
Sepanjang nafas ini masih terasa
Sampai Ibu Pertiwi tersenyum
Anak-anaknya merdeka
Dalam arti sebenar-benarnya
Merdeka...

Rorotan Cilincing, 16 Agustus 2020

Doa Anak Negeri

Merdekaaa  
Dahulu pekik itu menggema  sejagad Nusantara
Dan rasa syukur bertabur di bumi ini
karena bebas dari penjajah .

Merdekaaa   
rasa nya gema itu sekarang tak terasa menggema 
lesu dan tak ada daya 
karena hidup semakin sulit 
Tetapi itu takkan menghilangkan rasa syukur ku
Kepada mu TUHAN yang maha besar
Dan kepada mu para pahlawan 
Semoga kami anak anak negeri 
Bisa merasakan Merdeka s sebenar benar nya Merdekaaa 

Merdeka 

Sorak sorai dari seluruh penjuru negeri
Saat soekarno membacakan teks proklamasi
Rakyat bersuka cita dan bergembira
Menyambut kemerdekaan Indonesia

MERDEKA
Sebuah perjuangan berabad abad lamanya
Mengorbankan pejuang yang tak terhitung jumlahnya
Demi terwujudnya kemerdekaan indonesia

MERDEKA 
Genap hari ini indonesia berumur 75
Doaku untuk mu Indonesia
Semoga kau semakin berjaya
Dikenal seluruh dunia
Sabagai macan asia yang perkasa

Hari Kemerdekaan

Aku hanya bisa termenung
Mengenang jasa pahlawan
Sambil memandang sang saka
Di tiang bendera merah putih berkibar.

Aku duduk diam menerawang
Menjelang pesta puncak perayaan 
Warga di kampungku saling bertatapan
Tidak jadi berpesta di tengah pandemi corona.

Aku kenang jasa para pejuang
Takala masih mengenakan penghargaan
Di dadanya tersemat deretan bintang jasa 
Engkau pahlawan yang berkorban bagi rakyat.

Aku terdiam menerawang sesaat
Debu dan jasad tertinggal di pusara
Di batu nisan namamu akan tetap abadi
Siapa yang tak kenal sejarah kemerdekaan.

15 Agustus 2020.
Karya : Hari Untoro Dradjat.

Kitalah Indonesia

Indahnya dunia adalah kita
Ribuan pulau dilingkar samudra
Kau tahu siapa kita?
Indonesia....

Perbedaan itu adalah kita
Suku budaya dan agamanya
Kau tahu semboyannya?
Bhineka Tunggal Ika

Yang merdu itu nyanyian kita
Bergetar jiwa menyambut merdeka
Kau tahu syair lagunya
Indonesia Raya

Hari Merdeka

Merdeka!!
Suara itu mulai bergema lagi di setiap pelosok negeri ini...
Semua gembira ria
Menyambut umur yang ke 75 Tahun
Untuk bangsa yang tercinta ini...

Setiap halaman rumah
Sang merah putih telah berkibar dengan gaga perkasa d atas sana...
Bendera yang di perjuangkan dengan pertumpahan darah oleh mereka yang telah gugur di medan perang saat itu hanya demi INDONESIA merdeka dan demi generasi bangsa ini...

Wahai pahlawanku Trima kasih untuk jasa mu yang hingga saat ini kami  bisa merdeka dan merasakan kedamaian di tanah ini
Nama mu akan s'lalu ada dalam sanubari ku bahkan dalam buku sejarah indonesia...
 12-08-2020

Merdeka Atau Mati ?

Karya : Chan Pruman

Aku yang merdeka 
atau kau
ataukah dia
apakah kita
Terus mereka bagaimana
merdeka juga
Merdeka 
tak leluasa
Mati
tak dikenang
Merdeka atau mati ?
yang mana
Medan .. Agustus 2020

Ibu Pertiwiku

Tanah airku tercinta
Yang menyimpan seribu kenangan dan cerita
Tentang perjuangan para pahlawan
Melawan kaum penjajah untuk mempertahankan ibu Pertiwi

Dengan semangat yang tinggi serta kegigihannya
Sampailah pada kemerdekaan Indonesia
Yang di peringati setiap tanggal 17 Agustus
Sekarang sudah 75 tahun berjalan
Ibu Pertiwi ku

Selamat Ulang tahun Negeri

Selamat ulang tahun negeriku
Apa kabar engkau di masa kini?
Pemuda tak betah di kampung pribumi
Petani banyak yang pensiun menanam padi
Ah negeri, cepatlah berlari agar kami tidak harus terdampar lapar di negeri sendiri

Agustus, 2020

Indonesia Merdeka

Karya: Fajria El_Najm

Indonesiaku... 
Indonesiamu...
Indonesia kita semua...
Bersama kita miliki tanah air tercinta ini
Apa yang ada dan siapa yang tiada
Adalah bukti kemerdekaan bangsa ini
Merdeka bukanlah menang
Namun mempertahankan yang telah ada
Membangkitkan yang kian lemah
Menegakkan yang telah runtuh
Karena kejayaan, keberanian, dan persatuan adalah tombak sejarah
Yang harus dijaga dan diselamatkan
Oleh kita, bangsa Indonesia
Bangkitlah !
Kobarkan semangatmu !
Demi Indonesia yang merdeka
Merdeka...
Merdeka...
Merdeka...
Giri Sako, 17 Agustus 2020
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 75

Pagi dan Kemerdekaan

Oleh : Ŕomo Jati

Pagi selalu merekahkan harapan,
dari balik kaca buram,
anak anak terbangun dengan perut lapar,
berharap pada ibu yang mau menetekkan.

Dalam dengung kemerdekaan,
masih ada suara isak tangisan,
seorang ibu harus membanting tulang,
mencari uang, 
tak sekadar untuk jajan anak anaknya,
tapi juga  untuk menghidupi keluarganya.

Pagi dan kemerdekaan,
sama sama melahirkan cahaya,
di situ di tumpukan harapan harapan,
meraih mimpi mimpi.
Namun dari balik kaca buram,
mimpi mimpi tentang kemerdekaan,
semakin tidak jelas,
sangat sulit untuk di pahami,
persaingan hidup semakin mencekik,
semua takaran harus dengan uang.

kemerdekaan yang diraih,
justru tak pernah melahirkan keadilan,
melainkan ajang persaingan,
adu kemampuan.

KEBYAR-KEBYAR

Indonesia
Merah darahku, putih tulangku
Bersatu dalam semangatku

Indonesia
Debar jantungku, getar nadiku
Berbaur dalam angan anganmu
Kebyar-kebyar pelangi jingga 

Indonesia
Nada laguku, simfoni perteguh
Selaras dengan simfonimu
Kebyar-kebyar pelangi jingga
Biarpun bumi berguncang
Kau tetap Indonesiaku

Andaikan matahari terbit dari barat
Kau tetap Indonesiaku
Tak sebilah pedang yang tajam
Dapat palingkan daku darimu
Kusingsingkan lengan
Rawe-rawe rantas
Malang-malang tuntas 
Denganmu

Merdeka Indonesiaku

Hamparan datar nan hijau
permata rempah-rempah tumbuh di atasya
Tinggi gunung menjulang
Intan mas tembaga bersembuyi di baliknya.

Hamparan lautan nan biru
Intan permata biodata laut di dalamnya
Hamparan beraneka ragam suku,agama,ras,etnik, hidup 

Hidup di dalamya
Kayanya aset indonesia
Di nikmati petingi tak beradap
Bersama koleganya
Sumber ekonomi  habis di korop oleh petingi tak berkeadilan beserta

Kawan berduitnya
Mainkan isu ras,agama,etnik,suku
Oleh petinggi yang tak hikmah apalagi bijaksana 
hanya ingin kursi semata
Merdeka hanya menjadi pemanis
Untuk petinggi di atas podium
Dengan janji-janji yang kosong 
Di terima oleh rakyat yang tidur beralaskan lapar dan miskin.

Rempah-rempah,biodata laut,emas, tak bisa di beli apalagi untuk dinikmati
Semua cerita tentang hamparan 
Kekayaan indonesia yang merdeka
Hanya menjadi dongeng bagi rakyat jelata

Semoga Dongeng 
selalu ku baca menjadi nyata
ksatria-ksatria lahir menegakkan 
Kembali pancasila
Berdiri di atas kaki sendiri 
Tak meminta-minta kepada negri tetangga apa lagi menjadi alat kursi dan tahta
Dirgahayu republik indonesia

17 agustus 2020

INDONESIA (2)

itu senyummu 
bagai ibadahmu
sopan santunmu
persis perilakumu
semua kan melihatmu
boleh banggakan dirimu
tatkala tunjuki martabatmu
mata cengangi dikaraktermu
tiga perempat abad sudah usiamu
kala lahir bermodal bambu runcingmu
semangat merah putih ledaki semaumu
tuk capai kemerdekaan bangsa negaramu
kini selamanya tak biarkan usik kesatuanmu
biar langit goncang belah ini bumi berbumimu
nyawa negeri kesatuanmu harga mati didirimu
satu persatuan dikesatuan jaya diPancasilamu

Pahlawanku

Demi Negeri
Kau korbankan jiwa.
Demi bangsa
Kau taruhkan nyawa

Maut menghadangmu
Di medan perang
Tak pernah kau hiraukan
Hidupmu sebagai taruhan

Akhir Kata

Demikian adalah beberapa contoh dan kumpulan puisi tema kemerdekaan terbaik karya anak bangsa.