10 Puisi Hujan di Pagi Hari Paling Menyentuh Hati


Hujan adalah karunia Tuhan yang luar biasa, sebagai manusia kita harus bersyukur dengan adanya Hujan Tuhan memberikan kita Kehidupan dan Peringatan.

Melalui hujan jugalah kita bisa mengenang momen-momen paling Menyentuh dalam Kehidupan yang saat ini kita jalankan di Dunia ini. 

Terkadang hujan jugalah yang membuat kita menggingat kesalahan yang pernah kita lalui dan melalui hujan terciptalah beberapa karya dalam bentuk Tulisan Puisi dengan Tema Hujan Di Pagi Hari.

Kumpulan Puisi Hujan di Pagi Hari

Berikut dibawah ini adalah beberapa judul dan daftar Puisi dengan tema "Hujan di Pagi Hari" Untuk itu silahkan buka Daftar Isi beberapa judul puisi dibawah ini untuk melanjutkan ke beberapa Puisi yang mungkin anda cari.

Puisi Berjudul Pada Saatnya

Oleh Nurwahidah

Pada saatnya
Aku menjadi embun di pagi hari agar bisa memberikan keindahan untuk pagimu, meski terkadang sering kau abaikan hingga aku menghilang terbakar oleh sang mentari..

Pada saatnya
Aku bagaikan butterfly yang mulai terperangkap oleh pesonamu,membuat sayap-sayapku ingin selalu terbang ke arahmu lalu ku singgahimu yang sedang sendiri..

Pada saatnya
Satu persatu dedaunan berguguran, hujan pun berlalu tanpa pelangi
Air mata berjatuhan setelah mengetahui hal yang sangat menyayat hati, cintamu telah ada yang miliki..

Pada saatnya
Ketika aku ingin terbang untuk mencari cinta yang baru, sayapku tak mampu lagi untuk terbang..

Sayap-sayapku bagaikan dipatahkan oleh petir yang merajai awan hitam..
Pada saatnya
Tinggallah aku sendiri membawa luka yang akan berbekas selamanya..

Baca juga: 30+ Puisi Kemerdekaan Karya Anak Bangsa Terbaru

Puisi Berjudul Kawan

Oleh Najma

Titik - titik air embun pagi menemaniku hari ini
Menyunggingkan senyum di bibirku
Teringat kawan yang selalu menemaniku susah maupun senang. Membuat momen hidup yang tak terlupakan..

Aku rindu kebersamaan, tapi setiap pertemuan kan ada perpisahan.
Malaikat yang berlabuh kini, saksi rinduku yang bisu.

Melukis pelangi di langit,
Menghadapi hujan kehidupan bersama,
Diantaranya terselip kebahagiaan dan tawa.

Tuhan, apa harus semuanya di ambil secara cepat?

Bantu aku lebih lama bersama mereka, hanya untuk sekedar bergurau, atau sekedar mengenang.

Jarak waktu kan ku robohkan demi persahabatan,
Ombak laut kan ku pecah di tengah agar tak lebih menyakitkan,
Tulis tangan kebersamaan kita takkan pudar walau oleh air mata perpisahan yang berjatuhan

Serangkai yang telah kita buat, menyisakan 2 kata 1 kalimat bermakna dalam hati ini, "Terimakasih Kawan". Terimakasih untuk semuanya..

Puisi Berjudul Pagiku

Oleh Anggun Selvia

Langkah yang begitu pasti
Dengan awal yang begitu nyata
Pagi telah menyapaku
Menyapa lembut dengan angin yang begitu sejuk...

Ku selalu berfikir...
Setiap ku masih ada di hari ini
Berarti ku di izinkan untuk menjeput rizkiku...

Terkadang daunpun tidak tahu
Kapan dia jatuh
Dan hujanpun tidak tau kapan dia turun..
Namun keduanya sama punya musim

Begitu halnya manusia
Manusia selalu punya cara untuk bertahan
bertahan dalam segala kehidupannnya...

Semoga hujan dipagi ini membawa berkah untuk temaniku melangkahkan kaki dalam menjemput rizki yang Tuhan sediakan....

Puisi Berjudul Hujan di Pagi Hari Ini

Oleh Edy Royo

Engkau datang di wilangan melimpahnya
Bersama jatuh bilangan waktu musim
Di musim bermekarnya bunga wungu
Di mana mana bunga oktober puncak musim

Semua berteriak serangga pemangsa madu
Dengan panggilan senang
Keluar dari pesembunyian karena lapar
Mangun dari tidurpanjangnya karena haus

Namun di sesebagian tempat air mata meleleh
Di mana air meluap sampe menenggelamkan rumahnya
Da makanan tak ada lagi terterjang air bah
Kini tak kunjung surut

Kini rasanya remuk jujuk ajur tubuh ini
Kegelisahan terus menggandeng
Kemiskinan terus meng merapat
Semua jalur ter tutup

Yang ada rusak sudah
Tak sanggup ku memperbaikinya
Tubuh ini menyusut kurus
Tulangku ini masih sangup menopang

Kesejukan mulai Nampak
Wajah mulai semringah
Dengan mendengar kidung
Yang dibaca dari buku tua

Meski ku harus berubah
Megayunkan langkah
Mencari pagi yag cerah
Agar semuanya menjadi sumringah

Baca juga: 35+ Contoh Puisi Bahasa Jawa Terbaru

Puisi Berjudul Hujan

Oleh Ambar Asyhari

Di pagi hari
Langit memetakan tanda-tanda
Hujan turun menyimpan irama makna
Ku dengarkan kicauan burung bersenandung
Ku lihat indahnya gemercik air yang turun

Air yang turun bagaikan
Bunga yang mekar tanpa inti
Merekah indah sempurna dan mempesona

Hari ini dunia sedang berbahagia
Hujan turun membasahi semesta
Melodi dan irama tertuang di dalamnya

Langit biru dan suara alam
Memberikan kedamaian yang menenangkan

Puisi Berjudul Hujan di Langit Pekanbaru

Oleh Miki Rahmat

Gulita menyelimuti langit
Dari pagi hingga petang
Kelabu mewarnai sepanjang hari
Sesekali gerimis berjatuhan
Namun tak lama terhenti

Siang harinya...
Masih di hari yang sama
Gulita masih tetap menyelimuti langit Pekanbaru
Tak tampak mentari pancarkan cahayanya
Kemanakah ia?

Sore harinya...
Masih di hari yang sama
Langit semakin menghitam
Bersama gemuruh yang datangnya entah dari mana
Berteriak, hingga awan tumpahkan air matanya

Rinai hujan jatuh bercucuran
Membasahi tanah Pekanbaru
Ini berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa
Untuk umatnya...
Yang rindu akan Rahmat_Nya

Puisi Berjudul Hujan Pagi Ini


Mengguyur bumiku di pagi hari
Membuat semangat melempem lagi
Apalagi
Ketika kulihat 3 sosok ini
Bantal
Guling
Dan selimut
Ikhhhhhh
Mereka seakan meneriaki
Udahlah...
Yukkkk  bobo lagi

Puisi Berjudul Hujan di Pagi Ini

Hujan pagi ini
Membalik rindu menjadi api
Hujan pagi ini
Aku tak lagi menanti
Hujan pagi ini
Ku sesap kopi hati hati
Kali ini pagi ini
Aku jadi lebih mengerti
Asap berteman api
Lebih bijak jika menepi

Baca juga: Kumpulan Puisi Tentang Cita-Citaku

Puisi Berjudul Kenangan Akan Hujan


Kadang ...
Aku rindu saat-saat dulu
Bila hujan bertandang kala pagi, aku makin bermanja di balik selimut

Menanti waktu, hingga hujan reda
Bila hujan bertandang di siang hari
Aku menyambutnya sambil berlarian kesana-kemari

Menikmati hari, sambil menghibur diri
Bila hujan bertandang di senja hari
Aku duduk di kursi, dibalik jendela kaca
Sambil menyaksikan miliaran air yang terjun bebas menyirami halaman rumah
Tapi kini ...

Semua sudah tak mungkin lagi untuk kulakukan
Bersembunyi di balik selimut, hanya akan jadi bahan ocehan teman

Bersantai di balik jendela, justru membuatku makin menderita nantinya
Karena memanjakan rasa, sudah bukan waktunya

Sibukkan diri bersama panas matahari
Agar bahagia, bisa dinikmati sa'at senja nanti

Puisi Berjudul Ranting Hening


Ranting harap yang semalam mengering
kini pias dalam ranggas 
Memelas belas pada setitik bening
geming menyanding hening
dengan jemari nyeri
sembab mencari jawab 
dari tanya tanpa tanda
juga merdu nada

Apa arti hujan 
dalam kemarau rindu berkepanjangan
Apa makna embun
kala sapa mentari
luruhkan kuntum ranum

Hanya pada indah wajah pagi
meluah segala resah
hempaskan nafas elegi
agar kelabu pilu memudar
dan binar jingga 
segera berpendar

Akhir Kata

Demikian adalah informasi tentang kumpulan puisi dengan tema Hujan di Pagi Hari. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan anda.